Jumat, 27 Maret 2020

Tugas 4


Namaku Shena Alatta Aqila. Umurku 16 tahun dan ini hari pertamaku sekolah di SMA Cempaka sebagai murid baru pindahan dari Jakarta. Semua serba mendadak dan tidak direncana rasanya baru kemarin aku ketawa haha hihi bersama fika dan gege, mereka teman teman terdekatku saat di Jakarta dan hari ini seperti mimpi saja aku sudah berada di Bandung, Ayah tiba tiba saja dipindah tugaskan ke Bandung dan mau tidak mau Ibu,Aku,dan Deva adiku harus ikut pindah.

Pagi tadi Ibu membangunkanku untuk segera bersiap berangkat ke sekolah yang baru, selagi aku menyantap sarapan Ibu memberi wejangan wejangan bagaimana aku harus bersikap sebagai murid baru di sekolah nanti, kata Ibu aku harus selalu tersenyum,ramah pada semua orang dan bersikap sopan agar orang orang mau berteman dengan ku, padahal tanpa diberitahu Ibu pun aku sudah tau akan hal itu.

Sesampainya di sekolah ada seorang guru yang mengajaku dan menyuruhku masuk kelas untuk memperkenalkan diri di depan kelas. Setelah perkenalan, guru itu mempersilahkan  ku untuk duduk, kebetulan bangku yang kosong hanya ada di sebelah cowok yang jika kulihat nametag nya bernama Alan, jika kulihat lihat dia mempunyai kepribadian yang dingin dan judes, bagaimana tidak, saat aku mengulurkan tangan untuk memperkenalkan diri, dia malah menatapku dengan tatapan tidak peduli dan mengabaikan uluran tanganku, Menyebalkan sekali bukan. tapi harus kuakui wajahnya memang diatas rata rata alias lumayan ganteng hehe.

Setelah beberapa bulan bersekolah aku merasa aku sudah nyaman bersekolah disini, aku berteman dengan banyak orang, dan teman sebangku ku Alan, dia ternyata tidak Semenyebalkan yang aku bayangkan sebelumnya, dia memang cowok yang dingin tapi dia perhatian pada orang orang disekitarnya dengan caranya sendiri, misalnya saat aku lupa tidak membawa topi saat upacara dia dengan wajah dingin nya itu tiba tiba memberikan topi nya padaku, dia bilang dia sedang tidak enak badan, tidak akan mengikuti upacara dan akan pergi ke UKS saja, akupun menerima topi itu, padahal aku tahu, dia baik baik saja, tidak sedang sakit seperti yang dia katakan padaku. Dia hanya membantu ku agar aku bisa mengikuti upacara dan tidak dihukum karena tidak memakai topi.

Alan juga sering membantuku menjelaskan materi pelajaran yang tidak aku mengerti, menerangkan nya dengan sabar sampai aku bisa paham dengan meteri itu. sampai akhirnya saat Kenaikan kelas,, dia menyatakan persaan nya padaku, dia bilang menyukai ku. tentu aku terkejut saat mendengarnya ku kira aku saja yang mempunyai perasaan suka itu, 

Meskipun sudah berpacarn tidak ada yang berubah dengan hubungan kami, dia tetap seorang Alan yang berikap dingin, sampai orang orang dikelas pun tidak tahu bahwa kami berpacaran, jadi aku sudah sering sekali menemui adik kelas adik kelas yang datang untuk menemui Alan untuk mencari perhatian. dan akupun sering merasa cemburu dan marah kepada Alan.

jika sudah begitu, Alan sering meredakan marahku dengan bilang bahwa dia tidak akan tergoda dengan adik kelas adik kelas itu, diabilang dia tidak punya waktu untuk meladeni mereka dan memilih fokus padaku saja. manis bukan? siapa sangka seorang Alan bisa mengucapkan kalimat semanis itu. setiap malam Alan selalu menyempatkan untuk menelfon ku hanya untuk sekadar mengucapkan selamat malam.

semalam aku ketiduran saat bertelfon dengan Alan, tiba tiba ada suara ibu "Shenaaa, ini sudah jam 7 pagi, apa kau tidak akan bersekolah?!" Akupun terhenyak dan segera bangun, "cepat bangun,dan mandi, fika dan gege sudah menunggumu sejak tadi" ucap ibu, "sebentar sebentar fika? Gege? Mengapa mereka menunggu ku berangkat sekolah? Bukan kah aku sudah pindah ke Bandung dan sekolah di Sma Cempaka?" Tanya ku. "Apa yang kamu ucapkan shena, mengigau? Sejak kapan kamu bersekolah di Bandung, aneh aneh saja" kata ibu. Aku pun berteriakk "huaaaaa bagaimana dengan Alan pacar Shenaaaa, apakah semua itu cuma mimpi?!!!!!!".

Rabu, 29 Januari 2020

Tugas 3

Dongeng Cerita Legenda Danau Toba

DONGENG DANAU TOBA
Di sebuah desa di wilayah Sumatera Utara, hidup seorang petani muda bernama Toba yang rajin bekerja. Walaupun lahan pertaniannya tidak luas, ia selalu bersemangat untuk mencukupi kebutuhannya dari hasil pertaniannya. Sebenarnya usianya sudah cukup untuk menikah, tetapi ia merasa belum menemukan wanita impiannya.

 Di suatu pagi hari yang cerah, Toba tersebut memutuskan untuk melepaskan penat setelah kemarin bekerja seharian di lahannya. Pemuda itu sangat suka memancing karena hal tersebut
dapat membuatnya tenang sambil bersitirahat.
"Aah, mudah-mudahan hari ini aku mendapat ikan yang besar," gumam Toba dalam hati sambil menyiapkan alat-alat pancingnya. Ia lalu pergi ke sungai, duduk di tepian dan mulai melemparkan kailnya.
TOBA MEMANCING IKAN
Setelah menunggu beberapa lama, kailnya terlihat bergoyang-goyang. Toba segera menariknya dan bersorak kegirangan saat mengetahui ikan yang dipancingnya berukuran besar. Namun pemuda itu sedikit heran, sekaligus takjub, ketika memperhatikan sisik ikan tersebut. Sisik ikan itu begitu indah, berwarna kuning emas kemerah-merahan. Kedua matanya bulat berkilau memancarkan kilatan yang menakjubkan. "Ini ikan terindah yang pernah aku lihat." Ujarnya Toba kagum. "Hmmm, bagaimana aku akan memakannya ya?" nya indah, tapi juga bisa bicara.
"Hai, siapa kah engkau? Apakah kau ikan ajaib?" tanya Toba
"Aku seorang puteri ikan. Jangan makan aku, maka aku bersedia menjadi istrimu." Lalu ikan tersebut menjatuhkan dirinya ke tanah, dan berubah wujud menjadi seorang gadis yang cantik jelita.
Toba menggosok-gosokkan mata tak percaya "Apakah aku sedang bermimpi?"
"Tidak, kau tak sedang bermimpi." Jawab puteri ikan. "Namaku puteri Intan. Kalau kau tak memakanku, aku akan menjadi istrimu." Toba yang merasa sangat senang itupun mengangguk. Ia tak menyangka akan mendapatkan istri secantik puteri Intan. Sebelum menikah, puteri Intan meminta satu syarat pada Toba.
TOBA BERSAMA PUTRI INTAN
"Kau harus bersumpah tidak akan pernah menceritakan asal-usulku pada siapa pun. Jika sumpah itu kau Ianggar, maka akan terjadi petaka dahsyat.". Toba menyetujui permintaan itu dan bersumpah di hadapan puteri Intan. Ia pun kembali ke rumah dan mengadakan pesta pernikahan yang dihadiri orang-orang di desa. Penduduk desa yang takjub melihat kecantikan istri Toba sangat penasaran dan menanyakan anal usulnya. Tentu saja Toba tak bisa menceritakan. Orang-orang pun sedikit curiga, namun tak dapat memaksa.
Toba dan puteri Intan hidup bahagia dan tenteram sebagai suami istri. Toba semain giat bekerja untuk mencari nafkah, mengolah sawah Iadangnya dengan tekun dan ulet. Mereka pun hidup sejahtera tanpa kekurangan.
Tak lama kemudian, kebahagiaan mereka bertambah dengan Iahirnya seorang bayi laki-laki. Mereka memberinya nama Samosir. Anak itu kemudian tumbuh menjadi seorang anak yang sehat dan kuat. Ia menjadi anak manis tetapi selalu merasa lapar. Ia makan lebih dari tiga kali sehari dan porsinya melebihi orang dewasa. Kadang-kadang, makanan yang disediakan ibunya untuk mereka bertiga dihabiskannya sendiri. Kadang-kadang hal tersebut membuat ayahnya jengkel.Puteri Intan dengan sabar mengingatkan Toba untuk tidak memarahi anaknya, apalagi mengucapkan kata-kata kasar.
"Bagaimanapun dia itu anak kita, dan ia sedang dalam masa pertumbuhan makanya ia makan banyak.” kata puteri Intan."Ya, aku tahu itu meski kadang-kadang aku harus menahan lapar karena tidak ada makanan tersisa."
"Engkau memang seorang suami dan ayah yang baik." puji puteri Intan kepada suaminya.
Pada suatu hari, Samosir diminta ibunya mengantarkan makanan untuk ayahnya yang ayahnya sedang bekerja di sawah.
"Nak, tolong antarkan makan siang untuk ayahmu ya. Dia pasti sangat kelaparan karena tadi pagi belum sarapan."
SAMOSIR MENGANTAR MAKANAN
"Baiklah, Bu. Aku akan mengantarkannya setelah aku sendiri makan." Jawab Samosir sambil mengambil masakan ibunya dari meja. Setelah makan Samosir segera berangkat membawa rantang yang telah disiapkan ibunya.
Sudah tengah hari, dan bayang-bayang matahari sudah sangat pendek. Toba yang sedang bersitirahat di gubuk kecil di tepi sawah menyeka peluhnya. Sambil mengipasi diri, ia mulai bertanya-tanya mengapa anaknya belum juga datang mengantar makanan. Perutnya sudah mulai keroncongan sebab tadi pagi ia terburu-buru berangkat dan tak sempat makan.
"Hmmm, kemana Samosir? Mengapa lama sekali ia belum datang, padahal hari sudah sangat siang dan aku lapar sekali."
Setelah menunggu beberapa lama tak kunjung datang, akhirnya Toba memutuskan kembali ke rumah untuk makan. Dalam perjalanan pulang, betapa terkejut ia saat melihat Samosir sedang bermain di lapangan dengan teman-temannya. Lebih terkejut lagi saat dilihatnya rantang makan siang tergeletak di tepi jalan, kosong melompong, tandas tak ada isinya. Tahulah ia bahwa puteranya telah memakan semua makanan tersebut dan melalaikan tugasnya. Toba yang sangat kelaparan merasa begitu marah.
"Het, Samosir! Ke sini kau!" teriaknya keras memanggil anaknya yang sedang bermain. Samosir mendekat dengan rasa takut, menyadari kesalahannya. Toba yang tak dapat menahan amarah segera menjewer telinga Samosir keras-keras, membuat anak itu menyeringai kesakitan.
"Dasar anak tidak tahu diri.” teriak Toba marah. "Makanmu saja banyak tapi tugas kecil pun kau lalaikan! Dasar anak ikan!"
Begitu selesai ucapan Toba, tiba-tiba angin kencang bertiup dan petir pun menyambar-nyambar. Awan cerah di siang terik segera berubah menjadi mendung gelap. Hujan turun dengan sangat deras. Tahulah Toba bahwa ia sudah melanggar sumpahnya untuk tidak mengatakan asal usul istrinya.
Di rumah, puteri Intan pun mengetahui bahwa suaminya telah melanggar sumpah. Dengan penuh isak tangis, ia perlahan-lahan berubah wujud kembali menjadi seekor ikan. Sementara itu hujan semakin deras mengakibatkan banjir badang. Air bah meluap ke seluruh penjuru membuat penduduk desa panik. Mereka segera berlari meninggalkan rumah menuju
bukit yang lebih tinggi.
Toba pun menangis mengetahui petaka yang dikatakan istrinya terjadi. Ia tak sempat menyelamatkan diri, anaknya pun hilang ditelan banjir. Air meluap tinggi dan merendam seluruh desa, lalu membentuk danau yang sangat luas. Sebuah pulau muncul di tengah danau tersebut, Ietaknya persis di tempat Samosir terakhir berdiri. Danau itu kemudian dinamakan Danau Toba, sedangkan pulau kecil di tengahnya diberi nama Pulau Samosir.
Pesan moral dari Dongeng Cerita Legenda Danau Toba adalah selalu bertanggung jawab atas kewajiban yang harus kamu lakukan serta janji-janji yang kamu buat.

Rabu, 22 Januari 2020

TUGAS 2

1. Jelaskan pengertian dari Topologi dibawah ini
a. topologi bus
b. topologi bintang
c. topologi three
d. topologi mess
2. Jelaskan perbedaan website dengan blog
3. Visi Misi Kabupaten Garut
4. Jelaskan pengertian Program aplikasi, program Utiliti dengan sistem Operasi
5. Sebutkan perbedaan antara Modem dan Router

Jawaban

1. a. sebuah topologi yang media transmisinya menggunakan kabel tunggal atau kabel pusat  tempat yang menghubungkan client dan server
b.  suatu cara untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainnya sehingga dapat membentuk jaringan berupa bentuk bintang (star).
c. Topologi Tree merupakan sebuah topologi pada jaringan komputer yang berasal dari kombinasi topologi bus dan juga topologi star. Dalam penyusunannya, topologi ini juga menggunakan topologi bus yang berfungsi sebagai tulang punggung (backbone) jaringan yang nantinya menghubungan dengan beberapa topologi jaringan star.
d. suatu jaringan komputer dimana bentuk koneksi antar perangkat komputer saling terhubung secara langsung satu dengan yang lainnya dalam satu jaringan.

2. Perbedaan blog dengan website secara garis besar adalah seperti air dalam gelas, website bertindak sebagai gelas dan air sebagai blognya. Artinya blog terdapat dalam sebuah website dan didalam website dapat terdapat blog. Keduanya saling mendukung untuk memperoleh sebuah web yang baik dan berkualitas.

3. Visi
Terwujudnya Garut Pangirutan Yang Tata Tengtrem Kerta Raharja Menuju Ridho Allah SWT 
Misi

Mewujudkan Penyelenggaraan Pemerintah Yang Amanah, Yang Menjunjung Tinggi Supremasi Hukum, Demokrasi dan Ham;

Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia;

Meningkatkan Kualitas Kehidupan Beragama;

Menggali dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dan Buatan Dengan Memperhatikan Kelestarian Lingkungan;

Memberdayakan Sistem Ekonomi Kerakyatan Yang Bertumpu Pada Potensi Lokal dan Mekanisme Pasar;

Mewujudkan Garut Sebagai Daerah Agribisnis, Agro Industri;

Mewujudkan Garut Sebagai Daerah Pariwisata Disertai Pelestarian dan Pengembangan Seni Budaya Lokal.

 4. Sistem operasi merupakan sofware yang pertama kali dibaca oleh komputer pada saat booting sebagai dasar pengoperasian komputer. Terdapat 2 jenis sistem operasi berdasarkan tampilan antarmuka kepada penggunanya (user interface) yaitu yang berbasis CUI (Character User Interface) dan berbasis GUI (Graphical User Interface). Sistem operasi berbasis CUI, misalnya : DOS (Disk Operating Sistem) dan Sistem Operasi UNIX dan Linux pada mode terminal atau konsol. Sedangkan sistem operasi berbasis GUI, misalnya : Microsoft Windows 9x, 2000, NT, XP, serta sistem operasi UNIX dan Linux yang telah mendukung GUI.

program bantu (utility) merupakan program yang digunakan untuk mengisi kekurangan atau menampilkan kembali file suatu sistem operasi yang terhapus. PC Tools dan Norton Utilities merupakan contoh dari program ini. Salah satu dari kelemahan DOS adalah tidak mampu bekerja di sistem jaringan. Oleh karena itu beberapa perusahaan membuat program tambahan yang dapat mengubah sistem DOS tersebut (single user atau stand alone system) menjadi sistem operasi yang dapat digunakan oleh banyak pemakai (multiuser). Netware, Token R ing dan Lantastic merukan contoh-contoh program ini.

Program aplikasi merupakan perangkat lunak siap pakai yang nantinya akan digunakan untuk membantu melaksanakan pekerjaan penggunanya. Aplikasi ini disiapkan sesuai kebutuhan.

5. 
  1. Modem memiliki layer berjumlah 2 sedangkan router memiliki layer sebanyak 3.
  2. Modem merupakan perangkat internet networking sedangkan router merupakan perangkat networking.
  3. Modem hanya menerima dan mengirimkan data melalui sambungan telepon sedangkan router berfungsi untuk mengarahkan data menuju jaringan.
  4. Modem hanya bisa digunakan untuk berkoneksi pada satu atau beberapa komputer dan laptop dengan menggunakan sofware atau OS. Sedangkan router bisa terhubung pada beberapa PC melalui Wifi.
  5. Modem membutuhkan koneksi internet sedangkan router tidak membutuhkan koneksi internet
  6. Modem tidak memiliki network security sedangkan router memiliki security atau keamanan

Rabu, 15 Januari 2020

BIODATA

HALLO GUYS 🙌 !!! Perkenalkan nama saya Zahra Putriana Difa, yang merupakan Penduduk XI MIPA 7 dan pernah mengungsi di XI MIPA 6 😁 Umur saya 16 tahun saya tinggal di Kp.Sangojar Desa Selaawi Kec.Selaawi, Saya anak pertama dari tiga bersaudara, Saudara saudara perempuan saya bernama Sabrina Zainab Adawiyyah dan Silmi Kaffa, Saya belum mempunyai cita cita, karna lieur mau jadi apa😪,  Hobi saya selain tidur yaitu membaca novel dan menonton film, menyukai segala jenis makanan a.k.a Omnivora 😋 pernah jadi bucin nya Chanyeol 😌

percobaan

test test